Minggu, 18 Juni 2017

ANALISIS NERACA PERUSAHAAN

ANALISIS NERACA 2 PERUSAHAAN
Analisis laporan keuangan pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia. Yaitu menganalisis perusahaan PT TRI BANYAN TIRTA Tbk DAN ENTITAS ANAK Dan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk. dengan melihat laporan posisi keuangan konsolidasian atau sering disebut dengan Neraca dengan cara mengukur rasio likuiditas dan rasio hutang.
A.  PT TRI BANYAN TIRTA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Dinyatakan dalam Rupiah)
1.      Likuiditas
a.       Rasio Lancar
Tahun 2014
Kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendek pada tahun 2014 adalah 3.08
Tahun 2013
Kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendek pada tahun 2013 adalah 1.84
Total Rasio Lancar Selama Tahun 2013 dan 2014 adalah 4.92
Pada Rasio Lancar ini digunakan untuk mengukur kemampuan membayar hutang jangka pendek.
Dari tahun 2013 sampai 2014 kemampuan perusahaan dalam membayar utang jangka pendek mengalami Kenaikan.
b.      Rasio Cepat/ Acidtest Ratio
Piutang Bersih
Tahun
2014
2013
Piutang Usaha


Pihak Berelasi
4.974.294.143
7.964.294.143
Pihak Ketiga
68.467.325.149
139.954.600.267
Piutang Non Usaha


Piutang Berelasi
79.041.118.407
505.206.073.052
Pihak Ketiga
4.948.864.167
6.342.838.573
Jumlah
157.431.601.901
659.197.805.901

                     Tahun 2014
                    
Likuiditas jangka sangat pendek perusahaan pada tahun 2014 adalah 1.10

                     Tahun 2013
                    
Likuiditas jangka sangat pendek perusahaan pada tahun 2014 adalah 1.27
  Total Rasio Cepat atau Acidtest Ratio selama tahun 2013 dan 2014 adalah 2.37
  Pada Rasio ini digunakan untuk mengukur likuiditas jangka sangat pendek.
  Perbandingannya likuiditas jangka sangat pendek lebih besar tahun 2013 dan pada tahun 2014 lebih rendah atau mengalami penurunan.
c.       Rasio Cakupan Hutang Tunai Lancar
Tahun 2014
Kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban lancarnya pada suatu tahun operasinya pada tahun 2014 adalah 0.44



Tahun 2013
Kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban lancarnya pada suatu tahun operasinya pada tahun 2014 adalah 0.13
Total Rasio Cakupan Hutang Tunai Lancar selama tahun 2013 dan 2014 sebesar 0.57
Pada Rasio Ini digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban lancarnya dalam suatu tahun dari operasinya.
Pada tahun 2014 perusahaan mengalami kenaikan dalam melunasi kewajiban lancarnya.
2.      Cakupan
a.     Hutang Terhadap Total Aktiva
Tahun 2014
Total aktiva yang diberikan oleh kreditor pada tahun 2014 adalah 0.61




Tahun 2013
Total aktiva yang diberikan oleh kreditor pada tahun 2014 adalah 0.64
Total Hutang Terhadap Total Aktiva selama tahun 2013 dan 2014 sebesar 1.23
Pada Hutang Terhadap Total Aktiva ini digunakan untuk mengukur persentase total aktiva yang diberikan oleh kreditor.
Dapat disimpulkan bahwa aktiva yang diberikan kreditor pada tahun 2014 menurun dari pada tahun 2013 itu sendiri.
b.    Rasio Hutang
Tahun 2014
Perusahaan dalam mengambangkan usaha dan memenuhi kewajibannya memiliki kesulitan 1.33.






Tahun 2013
Perusahaan dalam mengambangkan usaha dan memenuhi kewajibannya memiliki kesulitan 1.77.
Total Rasio Hutang ini selama tahun 2013 dan 2014 sebesar 3.10
Pada Rasio Hutang ini digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban totalnya dalam suatu tahun dari operasinya.
Kesimpulannya perusahaan dalam mengembangkan usaha dan memenuhi kewajibannya mengalami kenaikan dalam kemampuannya.
B.  PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA)
Per 31 Desember 2014 dan 2013
(Disajikan dalam Rupiah)
1.      Likuiditas
a.    Rasio Lancar
Tahun 2014
Kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendek pada tahun 2014 adalah 1.02
Tahun 2013
Kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendek pada tahun 2014 adalah 1.06
Total Rasio Lancar Selama Tahun 2013 dan 2014 adalah 2.08
Pada Rasio Lancar ini digunakan untuk mengukur kemampuan membayar hutang jangka pendek.
Dari tahun 2013 sampai 2014 kemampuan perusahaan dalam membayar utang jangka pendek mengalami penurunan.
b.   Rasio Cepat/ Acidtest Ratio
Tahun
2014
2013
Piutang Usaha


Pihak Ketiga
157.242.707.899
150.231.038.537
Pihak Berelasi
121.510.103.765
50.443.807.801
Piutang Lain-Lain
35.123.006.028
491.238.618
Jumlah
313.875.817.501
201.166.084.901






Tahun 2014
Likuiditas jangka sangat pendek perusahaan pada tahun 2014 adalah 0.15
Tahun 2013
Likuiditas jangka sangat pendek perusahaan pada tahun 2014 adalah 0.13
Total Rasio Cepat atau Acidtest Ratio selama tahun 2013 dan 2014 adalah 0.28
Pada Rasio ini digunakan untuk mengukur likuiditas jangka sangat pendek.
Perbandingannya likuiditas jangka sangat pendek lebih kecil tahun 2013 dan pada tahun 2014 lebih besar atau mengalami kenaikan.




c.    Rasio Cakupan Hutang Tunai Lancar
Tahun 2014
Kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban lancarnya pada suatu tahun operasinya pada tahun 2014 adalah 0.02
Tahun 2013
Kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban lancarnya pada suatu tahun operasinya pada tahun 2014 adalah 0.02
Total Rasio Cakupan Hutang Tunai Lancar selama tahun 2013 dan 2014 sebesar 0.04
Pada Rasio Ini digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban lancarnya dalam suatu tahun dari operasinya.
Pada 2 tahun operasi perusahaan mengalami keseimbangan dalam melunasi kewajiban lancarnya.


2.      Cakupan
a.       Hutang Terhadap Total Aktiva
Tahun 2014
Total aktiva yang diberikan oleh kreditor pada tahun 2014 adalah 0.80
Tahun 2013
Total aktiva yang diberikan oleh kreditor pada tahun 2014 adalah 0.76
Total Hutang Terhadap Total Aktiva selama tahun 2013 dan 2014 sebesar 1.56
Pada Hutang Terhadap Total Aktiva ini digunakan untuk mengukur persentase total aktiva yang diberikan oleh kreditor.
Dapat disimpulkan bahwa aktiva yang diberikan kreditor pada tahun 2014 mengalami kenaikan dari pada tahun 2013 itu sendiri.




b.      Rasio Hutang
Tahun 2014
Perusahaan dalam mengambangkan usaha dan memenuhi kewajibannya memiliki kesulitan 4.01
Tahun 2013
Perusahaan dalam mengambangkan usaha dan memenuhi kewajibannya memiliki kesulitan 3.19
Total Rasio Hutang ini selama tahun 2013 dan 2014 sebesar 7.20
Pada Rasio Hutang ini digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban totalnya dalam suatu tahun dari operasinya.
Kesimpulannya perusahaan dalam mengembangkan usaha dan memenuhi kewajibannya mengalami kenaikan dalam kemampuannya.



C.  PERBANDINGAN NERACA DUA PERUSAHAAN ANTARA PT TRI BANYAN TIRTA Tbk DAN ENTITAS ANAK Dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk
Dilihat dari perhitungan analisis diatas didapat perbandingan sebagai berikut:
~     Rasio Lancar PT TRI BANYAN TIRTA Tbk lebih tinggi dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk dengan selisih 2.84 yang didapat dari 4.92 - 2.08.
Hal ini menunjukkan PT TRI BANYAN TIRTA Tbk lebih berhasil selesai dalam perhitungan pengukuran pembayaran hutang jangka pendek dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk.
~     Rasio Cepat / Acidtest Ratio PT TRI BANYAN TIRTA Tbk lebih tinggi dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk dengan selisih 2.09 yang didapat dari 2.37 – 0.28.
Hal ini menunjukkan PT TRI BANYAN TIRTA Tbk lebih berhasil dan lebih cepat  selesai dalam perhitungan pengukuran pembayaran likuiditas jangka sangat pendek dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk.
~     Rasio Cakupan Hutang Tunai Lancar PT TRI BANYAN TIRTA Tbk lebih tinggi dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk dengan selisih 0.53 yang didapat dari 0.57 – 0.04.
Hal ini menunjukkan PT TRI BANYAN TIRTA Tbk lebih cepat dan lebih tanggap  dalam perhitungan pengukuran kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban lancarnya dalam suatu tahun dari operasinya dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk.
~     Cakupan Hutang Terhadap Total Aktiva PT TRI BANYAN TIRTA Tbk lebih rendah dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk dengan selisih -0.03 yang didapat dari 1.23 – 1.56.
Hal ini menunjukkan PT TRI BANYAN TIRTA Tbk dalam mengukur persentase total aktiva yang diberikan oleh kreditor lebih lambat atau kurang maksimal dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk.
~     Rasio Hutang PT TRI BANYAN TIRTA Tbk lebih rendah dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk dengan selisih 4.10 yang didapat dari 7.20 – 3.10.

Hal ini menunjukkan PT TRI BANYAN TIRTA Tbk lebih baik dibandingkan dengan PT ALUMINDO LIGHT METAL INDUSTRY Tbk dalam mengukur kewajiban perusahaan untuk melunasi kewajiban totalnya dalam suatu tahun dari operasinya.

1 komentar: